Kelompok Pemberontak Menembaki Helikopter Presiden Kolombia di Dekat Perbatasan Venezuela

Catatumbo Helikopter yang membawa presiden Kolombia, Ivan Duque, tertembak peluru pada Jumat (25/6). Peristiwa terjadi saat helikopter sang presiden tengah melintas di kawasan Catatumbo, dekat kota Cucuta, Ibu Kota Provinsi Norte de Santander.

"Yang jelas, hal tersebut adalah serangan pengecut. Anda bisa lihat lubang-lubang peluru di helikopter kepresidenan," kata Duque dikutip dari Reuters, Sabtu (26/6).

Selain Duque, helikopter juga membawa para pejabat seperti Menteri Pertahanan Diego Molano, Menteri Dalam Negeri Daniel Palacios dan Gubernur Norte de Santander, Silvano Serrano.

"Tidak ada yang terluka dalam insiden ini," kata juru bicara Kepresidenan.

Petugas keamanan telah diperintahkan untuk mencari siapa yang menembaki helikopter tersebut.

Kawasan Catatumbo berbatasan dengan Venezuela. Di kawasan ini banyak tumbuh tanaman Coca, bahan utama dari Kokain.

Daerah ini juga basis dari gerombolan gerilyawan National Liberatioan Army (ELN), pemberontak yang berhaulan kiri. Mereka adalah bagian dari mantan pejuang FARC (Tentara Revolusioner Kolombia) yang menolak perjanjian damai dengan pemerintah pada 2016.

Tak lupa, di kawasan tersebut juga banyak para kriminal bersenjata yang terlibat dalam perdagangan narkotika.

Selain itu, bulan ini jadi bulan yang bermasalah bagi Kolombia. Sebuah bom mobil meledak di sebuah markas militer yang digunakan Brigade 30 di Cucuta, melukai tentara Kolombia dan penasihat militer dari Amerika Serikat.

Menhan Kolombia, Molano, menyebut serangan bom mobil itu kemungkinan dilakukan oleh ELN. Namun, pihak pemberontak membantah tudingan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Eks Ketum Muhammadiyah Hadiri Pertemuan Rusia-Dunia Islam Bahas Dunia Baru Pasca Pandemi Covid-19

Inilah Nasihat Dari Gus Baha Untuk Sekjen Gerindra

Karena Pakai Masker di Dalam Masjid Seorang Pria di Bekasi Diusir dan di Bentak Oleh Pengurus Masjid Tersebut